AYO JAGA JARAK

TEKA TEKI SILANG

SUHU DAN PERUBAHANNYA (bag. 2)

2. Pemuaian

Pemuaian adalah perubahan benda akibat dari bertambahnya suhu. Ketika suhu berubaha menjadi terlalu panas atau terlalu dingin maka ada benda tertentu yang mengalami perubahan. Pemuaian dibagi menjadi 3 yaitu pemuaian zat padat, cair dan gas.

Pemuaian zat padat terjadi apabila zat padat dipanaskan, apabila didinginkan maka akan menyusut. Pemuaian terjadi pada semua bagian benda yaitu panjang, lebar, dan tebal. Contoh pemanfaatan pemuaian zat padat yaitu pada bimetal. Bimetal dimanfaatkan pada termostat.

Prinsip kerja termostat yaitu : jika udara di ruangan dingin, keping bimetal akan menyusut, membengkok dan menyentuh logam biasa sehingga saling bersentuhan. Sentuhan tersebut menyebabkan rangkaian tertutup dan menyalakan pemanas sehingga ruangan menjadi hangat.

Jika menginginkan ruangan dingin, cara kerjanya juga sama yaitu : saat ruangan panas, termostat bengkok dan menghubungkan rangkaian listrik sehingga ruangan menjadi dingin.

Besaran yang menentukan pemuaian zat padat adalah koefisien muai panjang. Koefisien muai panjang zat padat adalah bilangan yang menunjukkan pertambahan panjang tiap satu satuan panjang zat itu jika suhunya dinaikkan 1°C.

Zat cair dan zat gas juga bisa mengalami pemuaian. Pemuaian zat cair lebih cepat dan mudah teramati dibanding dengan pemuaian zat padat. Contoh pemuaian zat cair yaitu pengemasan botol sirup, kecap, minyak dan saos tidak pernah diisi penuh agar tidak tumpah ketika memuai.

Contoh pemuaian zat gas yaitu memompa ban sepeda. Memompa ban tidak boleh terlalu keras dan harus menyesuaikan ukuran dari ban. Hal ini karena tidak meletus ketika terjadi pemuaian.

Perubahan suhu juga terjadi pada pembuatan tape (fermentasi). Pada proses fermentasi, bakteri mengubah glukosa menjadi alkohol dan karbon dioksida. Prosees fermentasi menyebabkan terjadinya perubahan suhu. Suhu yang baik digunakan untuk pembuatan tape yaitu 35°C – 40°C.


CARA PENGISIAN ERAPORT

 


A. DAFTAR USER GURU MATA PELAJARAN















B. DAFTAR USER WALI KELAS


CEK INFO GTK ANDA

 Cek info GTK ini adalah sarana untuk mengetahui apakah data kita yang di kirim dari DAPODIK sudah sesuai atau belum. Dan yang paling penting lagi adalah untuk mengecek VALIDITAS jam mengajar kita sudah 24 Jam atau belum, karena kalau belum maka TUNJANGAN SERTIFIKASINYA AKAN LEWAT SAJA.

Langsung saja bagi yang ingin CEK INFO GTK silahkan klik ini   https://info.gtk.kemdikbud.go.id

maka akan muncul gambar seperti ini dan klik login ke GTK

Ikuti tahapannya dan silahkan cek data anda. Bila ada yang tidak sesuai silahkan hubungi OPERATOR SEKOLAH. TRIMS

AKTIVASI AKUN

Suhu dan Perubahannya 1

 

1. Suhu

Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Alat untuk mengukur suhu disebut termometer. Berdasarkan zat pengisinya, termometer ada 3 jenis : termometer zat cair, bimetal dan kristal cair.

Satuan Suhu dalam SI adalah Kelvin

Termometer zat cair yaitu menggunakan zat cair sebagai pengisi termometer. Zat cair yang digunakan yaitu raksa dan alkohol

Kelebihan raksa : membeku pada suhu -38°C dan mendidih pada suhu >350°C. Kelemahan : raksa sangat beracun, berbahaya ketika termometer pecah.

Kelebihan alkohol untuk pengisi termometer : bisa diberi warna merah atau biru, rentang suhunya tergantung jenis alkohol yang digunakan contohnya :
1).  Toluen : titik beku – 90°C, titik didih 100°C
2). Etyl alkohol : titik beku -110°C, titik didih 100°C

Beberapa termometer yang menggunakan zat cair adalah sebagai berikut:

1) termometer laboratorium dengan titik beku -10°C, titik didih 110°C

2) termometer badan dengan rentang suhu 35°C sampai dengan 42°C.



Termometer bimetal yaitu menggunakan 2 logam yang jenisnya berbeda kemudian didekatkan. Ketika suhunya tinggi, maka logam yang lebih panjang akan melengkung. Hal ini dimanfaatkan dalam pembuatan termometer.


2. Skala Termometer

Termometer memiliki 4 skala yaitu : Celcius (°C), Reamur (°R), Fahrenheit (°F), dan Kelvin (K). Namun, yang umum digunakan pada termometer yaitu Celcius. Sedangkan skala menurut sistem internasional (SI) yaitu Kelvin. Skala Kelvin menggunakan nol mutlak. Pada suhu 0 Kelvin, tidak ada energi panas yang dimiliki benda.

Skala termometer memiliki perbedaan yaitu pada titik tetap bawah dan titik tetap atas seperti pada gambar berikut.


Perbedaan skala tersebut menghasilkan perbandingan yaitu :

°C : °R : °F : K = 100 : 80 : 180 : 100
°C : °R : °F : K = 5 : 4 : 9 : 4


CARA MEMPERPENDEK ALAMAT PADA GOOGLE FORM

CEPAT MUDAH SUKSES

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara memperpendek sebuah alamat pada website dalam hal ini misalnya alamat google form yang panjang dan rumit menjadi sebuah alamat yang sangat mudah di ingat dan sangat pendek. Namanya adalah Bit.do

caranya:

1. silahkan klik Bit.do 

2. Copykan alamat pada google form yang panjang ke Link to shorten. seperti contoh di bawah ini:

3. Buatlah nama yang sependek mungkin dan mudah di ingat seperti contoh di atas ( paknur2)
4. jangan lupa klik saya bukan robot
5. klik Shorten

6. SUKSES

Gampangkan tinggal kita berikan alamatnya yaitu bit.do/paknur2 kemurid murid.



 

 

 


MATERI DARING 7

BACA DAN TULIS DI BUKU CATATAN MATERI DIBAWAH INI

C. Benda-benda yang dapat Mengalami Perubahan
Perubahan benda-benda tersebut dikenal dengan perubahan materi.
Contoh perubahan materi yang berlangsung cepat adalah pembakaran kertas.
Contoh perubahan materi yang memerlukan waktu yang relatif lama ialah proses berkaratnya besi.
Sifat-sifat benda secara garis besar dibedakan menjadi dua, yaitu sifat fisika dan sifat kimia.
Sifat fisika adalah sifat yang berkaitan dengan keadaan fisik suatu zat. Sifat fisika termasuk di dalamnya bentuk, warna, bau, kekerasan, titik didih, titik beku, titik leleh, daya hantar, ukuran partikel, dan massa jenis (densitas).
Sifat kimia adalah sifat zat yang berhubungan dengan mudah atau sukarnya zat
tersebut untuk bereaksi secara kimia.
Perubahan suatu materi dapat berlangsung melalui 2 cara, yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia. 
Perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak disertai dengan terbentuknya zat baru.
Contoh perubahan fisika antara lain menguap, mengembun, mencair, membeku, menyublim, melarut, serta perubahan bentuk lainnya.
Perubahan kimia adalah perubahan zat yang dapat menghasilkan atau membentuk zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya.
Contoh perubahan Kimia adalah :
1. Kertas di bakar
2. ketela pohon menjadi tape
3. besi berkarat dll
Ciri-ciri terjadinya perubahan kimia adalah sebagai berikut :
(1) Terbentuknya zat baru.
(2) Terbentuknya gas
(3) Terbentuknya endapan.
(4) Terjadinya perubahan warna.
(5) Terjadinya perubahan suhu.
Beberapa contoh perubahan materi yang terjadi di alam 


MATERI DARING 6

DITULIS DI BUKU CATATAN

B. Cara Memisahkan Campuran

Prinsip pemisahan campuran didasarkan pada perbedaan sifat-sifat fisis zat penyusunnya, seperti wujud zat, ukuran partikel, titik leleh, titik didih, sifat magnetik, kelarutan, dan lain
sebagainya.
Dalam bab ini akan dipelajari cara pemisahan dengan filtrasi, sentrifugasi, dan juga kromatografi.


1. Filtrasi (Penyaringan)

Filtrasi (Penyaringan)  adalah metode pemisahan campuran yang digunakan untuk memisahkan cairan dan padatan yang tidak larut berdasarkan pada perbedaan ukuran partikel zat-zat yang bercampur.




Filtrat : hasil dari penyaringan/filtrasi.
Residu : sisa hasil penyaringan (ampas).


2. Sentrifugasi
Sentrifugasi ialah Teknik pemisahan  campuran dengan cara pemusingan, proses pemisahan partikelnya berdasarkan berat partikel.
Metode sentrifugasi digunakan secara luas untuk memisahkan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih dari plasma darah.

3. Distilasi (Penyulingan)
Distilasi atau penyulingan merupakan pemisahan campuran yang didasarkan oleh perbedaan titik didih.
Contoh:
  1. Distilasi untuk memisahkan minyak bumi menjadi fraksi penyusunnya seperti bensin, diesel dan pelumas.
  2. Distilasi untuk memisahkan campuran alkohol dan air.
  3. Distilasi untuk memisahkan campuran air laut menjadi air dan garam.

4. Kromatografi
Kromatografi adalah metode pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan kecepatan merambat antara partikel-partikel yang bercampur dalam suatu medium diam
ketika dialiri suatu medium gerak.
contoh:
  • memisahkan zat warna dalam tinta
  • mengidentifikasi kandungan makanan
5. Sublimasi

Prinsip kerja metode pemisahan campuran dengan cara sublimasi didasarkan pada campuran zat yang memiliki satu zat yang dapat menyublim (perubahan wujud padat ke wujud gas) sedangkan zat yang lainnya tidak dapat menyublim.Contohnya, campuran iodin dengan garam dapat dipisahkan dengan carasublimasi (seperti kegiatan yang telah kamu lakukan).
KERJAKAN SOAL DIBAWAH INI DENGAN BAIK
PENGUMUMAN
BAGI SISWA YANG BELUM LENGKAP CATATANNYA SILAHKAN DI LENGKAPI DENGAN MEMBUKA LAGI MATERI MULAI DARING 1 -6. KARENA MULAI TANGGAL 21 SEPTEMBER 2020 AKAN DI MULAI UJIAN TENGAH SEMESTER. DAN SOAL SOAL UJIAN MAPEL IPA DIAMBIL DARI CATATAN MATERI YANG SUDAH DI AJARKAN.

SOAL PENILAIAN HARIAN 2

KERJAKAN DENGAN BAIK

BAGI YANG MENDAPATKAN NILAI 70 KE ATAS AKAN MENDAPATKAN SERTIFIKAT PENGHARGAAN.


MATERI DARING 5

A) Larutan Asam, Basa, dan Garam

(1) Asam
Asam adalah suatu zat yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (H+)

Berikut ciri atau tanda dari larutan asam.
(a) Rasanya masam (tidak boleh dicoba kecuali dalam makanan).
(b) Dapat menimbulkan korosi.
(c) Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah
(d) PH-nya kurang dari 7

Asam banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Contohnya, jeruk,lemon, dan tomat.

(2) Basa
Basa adalah suatu zat yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion hidroksida (OH)


Berikut adalah sifat sifat basa.
a. Mempunyai rasa agak pahit (tidak boleh dicoba).
b. Terasa licin di kulit.
c. Mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.
d. PH-nya lebih dari 7

Contoh benda yang mengandung basa ialah sabun mandi, sabun cuci, sampo, pasta gigi, obat mag, dan pupuk.

(3) Garam
Garam Adalah larutan yang didapat dari hasil reaksi asam dan basa.


ciri-ciri garam yaitu antara lain :
a. biasanya terjadi dari reaksi antara asam dan basa
b. bersifat asam bila terbentuk dari asam kuat dan basa lemah
c. bersifat basa bila terbentuk dari asam lemah dan basa kuat
d. bersifat netral bila terbentuk dari asam kuat dan basa kuat atau asam lemah dan basa lemah.


Jenis senyawa garam yang paling dikenal adalah garam dapur atau nama senyawa kimianya natrium klorida (NaCl)

B. Indikator Asam Basa

Dengan Melalui indikator, kita akan dapat mengetahui suatu zat bersifat asam atau pun basa. Indikator tersebut juga dapat digunakan untuk dapat mengetahui tingkat kekuatan pada suatu asam atau basa.

Dibawah ini merupakan macam jenis indikator yang paling banyak digunakan antara lain ialah sebagai berikut :

1. Kertas Lakmus

Pada larutan asam, kertas lakmus itu selalu berwarna merah, Sehingga larutan asam tersebut akan mengubah warna kertas lakmus biru menjadi merah

Pada larutan basa, kertas lakmus tersebut selalu berwarna biru, Sehingga larutan basa akan tersebut mengubah warna lakmus merah menjadi biru.

Pada larutan yang netral (garam), warna kertas lakmus ini tidak menunjukkan suatu perubahan (merah tetap merah serta biru tetap biru).
CONTOH
a. 
b. Kertas lakmus biru akan berubah menjadi merah jika dicelupkan ke dalam air cuka, menunjukkan bahwa air cuka mempunyai sifat asam.

2. Indikator Alami

Beberapa merupakan jenis tanaman dan dapat dijadikan ialahsebagai indikator alami, contohnya kol ungu, kulit manggis, bunga sepatu, bunga bougenvile, pacar air, serta juga kunyit.
LATIHAN SOAL
KERJAKAN SOAL DI BAWAH INI DENGAN BAIK

SELAMAT BELAJAR

MATERI DARING 4

MATERI INI DITULIS DI BUKU CATATAN

Klasifikasi Materi dan Perubahannya



1. Klasifikasi Materi
  • Materi adalah sesuatu yang mempunyai massa dan dapat menempati sebuah ruang.
  • Materi berdasarkan wujudnya dapat dikelompokkan menjadi zat padat, cair, dan gas.
  • Contoh zat padat adalah beberapa jenis logam, seperti besi, emas, dan seng.
  • Contoh wujud cair adalah air, minyak goreng, dan bensin .
  • Contoh zat berwujud gas adalah udara, asap, dan uap air.
Perbedaan sifat zat padat, cair, dan gas dijelaskan pada Tabel di bawah ini.




2. Unsur, Senyawa, dan Campuran

A. UNSUR
  • Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain dengan reaksi kimia biasa.
  • Unsur dikelompokkan menjadi tiga (3) bagian, yaitu :
1. Unsur logam
Beberapa unsur logam yang bermanfaat dalam kehidupan sehari–hari, antara lain:
a. Khrom lambangnya (Cr)
b. Besi lambangnya (Fe)
c. Nikel lambangnya ( Ni )
d. Tembaga lambangnya (Cu)
e. Seng lambangnya (Zn)
f. Platina lambangnya (Pt)g. Emas lambangnya ( Au) dan lain lain

2. Unsur non logam
Beberapa unsur non logam yang bermanfaat dalam kehidupan sehari–hari, antara lain:
a. Oksigen lambangnya ( O )
b. Hidrogen lambangnya ( H )
c. Karbon lambangnya ( C )
d. Nitrogen lambangnya ( N ) dan lain lain

3. Unsur semi logam (Metaloid)
Beberapa unsur semi logam yang bermanfaat dalam kehidupan sehari–hari, antara lain : 
 a. Silikon lambangnya (Si) 
 b. Germanium lambangnya ( Ge )

B. SENYAWA
  • Senyawa adalah gabungan dari beberapa unsur yang terbentuk melalui reaksi kimia.
  • Mempunyai sifat yang berbeda dengan sifat unsur penyusunnya
contohnya:
  1. Garam dapur lambangnya (NaCl) tersusun atas 1 unsur Na dan 1 unsur Cl
  2. Air lambangnya ( H₂O ) tersusun atas 2 unsur H dan 1 unsur O
  3. Asam Sulfat lambangnya [ H₂SO₄ ] tersusun atas 2 unsur H 1 unsur S dan 4 unsur O
C. Campuran
  • Campuran adalah suatu materi yang terdiri atas dua zat atau lebih yang masih mempunyai sifat zat asalnya 
  • Campuran dibedakan menjadi dua, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.
1) Campuran Homogen
  • campuran homogen adalah campuran yang tidak dapat dibedakan zat- zat yang tercampur didalamnya.
  • contoh
    1. larutan gula ------ kita tidak bisa membedakan antara gula dan air
    2. larutan garam ----- kita tidak bisa membedakan antara gula dan air
    3. Sirop -------- kita tidak bisa membedakan antara sirop dan air
2) Campuran Heterogen

  • Campuran heterogen adalah campuran dua zat atau lebih yang masih terlihat bidang batasnya.
  • contoh :
    1. air dan minyak dituang ke satu wadah, keduanya tidak akan menyatu
    2. Campuran antara air dan pasir
    3. Campuran pasir dan kapur
SETELAH SELESAI MENULISNYA 
KERJAKAN LATIHAN SOAL DI BAWAH INI

PASWORD = ayo belajar ipa

MATERI DARING 3 KELAS 7

TULIS DI BUKU CATATAN ( TIDAK PERLU DI GAMBAR)
 

2. MASSA

 

·         Massa adalah Jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda.

·         Satuan massa dalam satuan Internasional (SI) adalah Kilogram (Kg)

·         Misalnya, massa badan pak Iwan adalah 52 kg ( bukan Berat badan pak Iwan adalah 52 kg ) . inilah yang sering salah di dalam masyarakat.

·         Selain Kilogram (Kg) , massa juga dinyatakan dalam satuan-satuan yang lebih besar atau lebih kecil dari Kg

Contoh :

·         » 1 ton = 10 kwintal = 1.000 kg

·         » 1 kg = 1.000 g

·         » 1 g = 1.000 mg

 

·        Beberapa alat untuk mengukur Massa

1. Neraca Sama Lengan
 


2.    Neraca analok


3.    Neraca Lengan Gantung

4.    Neraca Ohauss

 

5.    Neraca Pegas

6.    Neraca Digital


3.   WAKTU

·         Waktu adalah selang antara dua kejadian atau dua peristiwa

o   Satuan waktu dalam satuan Internasional (SI) adalah detik atau sekon ( s )

o   Selain detik atau sekon ( s ), waktu juga dinyatakan dalam satuan-satuan yang lebih besar atau lebih kecil dari detik atau sekon ( s )

o   Contoh :

ü  1 hari = 24 jam

ü  1 jam = 60 menit

ü  1 menit = 60 sekon

 

Beberapa alat untuk  mengukur waktu :

a.     1. Jam

b.     Jam Tangan (Arloji)

c.     Stopwatch

       


d.     Digital Timer


D. Besaran Turunan

 

·         Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran-besaran pokoknya.

Contoh :

1.       Luas

·         Luas adalah perkalian panjang dan lebar. Perhatikan, bahwa panjang dan lebar merupakan besaran pokok panjang.

·         Jadi Luas merupakan besaran turunan karena di turunkan dari besaran pokok panjang .

2.       Volume

·         Volume adalah perkalian panjang ,lebar dan tinggi. Perhatikan, bahwa panjang , lebar dan tinggi merupakan besaran pokok panjang.

·         Jadi Volume merupakan besaran turunan karena di turunkan dari besaran pokok panjang .

3.       Kecepatan

·         Kecepatan adalah hasil bagi antara perpindahan dengan waktu.

·         Perhatikan : Perpindahan mempunyai satuan meter jadi dari besaran pokok panjang

                           Waktu adalah besaran pokok

 

·         Jadi kecepatan  merupakan besaran turunan karena di turunkan dari besaran pokok panjang dan besaran pokok waktu